Information & Technology

Everything is Possible

Fashion

‘Superstar’ FGI

SATU lagi penghargaan yang diraih suksesor maestro fashion Gianni Versace. Sang adik, Donatella bukan saja berhasil mengembalikan kejayaan rumah mode yang sempat terpuruk sepeninggal Gianni yang tewas tertembak di depan vilanya, juga sukses mengumpulkan barisan trofi dan gelar sebagai salah satu desainer papan atas dunia.

Penghargaan yang kini diraih Donatella bagaikan penegas akan deretan prestasi gemilang tersebut. Fashion Group International (FGI) menganugerahi Donatella dengan gelar “Superstar” dalam ajang tahunan Night of Stars di New York, beberapa waktu lalu.

Pihak FGI mengatakan, Donatella pantas menerima gelar tersebut, terutama berkat kontribusinya dalam merumuskan tren mode dunia dari tahun ke tahun. “Versace selalu memberikan inspirasi setiap musimnya,” tutur juru bicara FGI, seperti dilansir FWD.

Selain Donatella, pelaku mode lainnya yang juga menerima award dari FGI adalah Philippe Starck dan Christian Louboutin, yang masing-masing menerima Architecture Award dan Star Honoree Award.

Selain itu, dalam anugerah Night of Star, FGI tidak ketinggalan memberikan penghargaan pada direktur kreatif Calvin Klein Fransisco Costa, Christopher Bailey dari Burberry, juga Editor-in Chief Vogue Italia Franca Sozzani. Adapun Suistainability Award diberikan pada John Paul Dejoria dari label Paul Mitchell dan Bill McComb dari Loz Clairborne Foundation menerima Humanitarian Award.

Dalam malam penganugerahan itu, Karl Lagerfeld mendapat kehormatan memperkenalkan Harold Koda, kurator Costume Institute Metropolitan Museum of Art, sekaligus peraih penghargaan “Fashion Oracle”. Lagerfeld mengatakan, koda adalah masa depan dunia mode. “Dia akan memutuskan apa yang akan menjadi legenda pada masa depan, warisan mode bagi generasi mendatang,” ujar nakhoda rumah mode Chanel tersebut.(nsa) (sindo//mbs)

7 Desainer Papan Atas Semarakkan Peluncuran Furnitur Mewah

DALAM peluncuran lini terbaru Da Vinci pada acara malam spesial yang bertema Evening With Luxury: When Luxury Furniture Meets High-Fashion di Da Vinci Luxury Boutique Grand Indonesia Shopping Town (GIST) Jakarta, Kamis (30/10/2008) malam, turut hadir 7 desainer yang memperkenalkan koleksi busananya. Masing-masing hadir dengan tiga busana terbaru.

Adapun ketujuh desainer yang didapuk Da Vinci untuk mewakili 7 lini terbarunya itu adalah Deden Siswanto, Florence Liem, Eddy Betty, Rusly Tjohnardi, Chossy Latu, Dominic ALan, dan Arantxa Adi.

Sebagai pembuka pergelaran yang berlangsung di sepanjang butik Da Vinci itu, Deden Siswanto mengangkat tema The Modern and Independence of Cerruti. Sebagai salah satu perancang busana senior di Indonesia, Deden Siswanto membawakan fitur kepraktisan dan kesan simpel di setiap kreasinya. Koleksi fesyen yang modern namun mewah tampil apik di segala suasana, baik siang maupun malam hari.

Setiap kreasi tampil berikut filosofi di belakangnya, sebagaimana ditampilkan dalam furnitur karya Cerruti. Setiap desain furnitur didesain menggunakan bahan berkualitas tinggi, menampilkan desain menawan, kokoh, dan tahan lama serta sangat mudah diaplikasikan dalam ruang.

The Tribute to Classic Heritage of Henredon dengan karya fashion Florence Liem mampu membius dan menimbulkan decak kagum para pengunjung. Kolaborasi unik ini mendefinisikan penghargaan yang mendalam terhadap warisan budaya. Keanggunan busana tradisional Indonesia kebaya dimanifestasikan dengan indah oleh Florence Liem.

Filosofi ini juga dituangkan dalam koleksi Henredon yang senantiasa menampilkan gaya Amerika klasik. Kedua gaya klasik ini takkan pernah terlupakan dan tetap berkesan timeless.

Kenzo dan Eddy Betty, kedua nama besar ini dipadukan bersama sesuai dengan kecintaan mereka terhadap alam. Melalui latar belakang tersebut, fesyen kreasi Eddy Betty tampil dengan tema The Cracious Diva of Kenzo Mansion.

Kecantikan taburan bunga yang diaplikasikan baik dalam bentuk cetak maupun jahit terjalin menyatu dalam setiap kreasi keduanya. Kecintaan tersebut diutarakan dalam bentuk yang lain, di luar ekspektasi banyak orang baik dalam bentuk jahit, cetak, maupun emboss sehingga menciptakan kejutan keindahan yang membuahkan feminitas abadi.

Kreasi bergaya feminin dari koleksi teranyar Eddy seakan melengkapi tampilan furnitur Kenzo Mansion yang terinspirasi oleh kecantikan alam. Bermotif floral ala Kenzo, pemilihan warna merah, putih, dan hitam mendominasi ketiga rancangan Eddy.

Setiap rancangan yang tercipta benar-benar di luar jangkauan fantasi keindahan dan eleganisme. Karena itu, tak heran bila dari setiap koleksinya from top to toe selaras dengan keseluruhan tema yang diusung.

The Creation Unlimited of IPE Cavalli, furnitur cantik dengan karya fashion kreasi Rusly Tjohnardi mampu menciptakan kreasi fesyen yang penuh daya pikat, seksi tanpa terkesan berlebihan namun dramatis.

Mencipta kreasi yang extravagant dan sangat out of box tak mudah untuk dibuat, namun perancang yang namanya banyak terkenal di luar negeri itu mampu menciptakan desain yang unik dengan kreativitas tanpa batas. Totalitas detail tampil menawan dalam ketiga kreasinya.

Chossy Latu yang hadir dengan kreasinya bertema The Sophisticated Siren of Colombostile mampu membius penonton untuk tidak beranjak dari tempatnya.

Dengan mengetengahkan kualitas tinggi, style modern, dan sophisticated, Chossy mampu menyatakan unsur orisinalitas dan finishing hand-crafted selaras dengan desain furnitur Colombostile.

Penggabungan kedua perfeksionis ini mampu mempesona setiap orang yang memuja keindahan, membangkitkan apresiasi seni yang mendalam. Apresiasi Chossy yang tiada terhingga terhadap detail diaplikasikan dalam bahan sutera dekoratif serta sentuhan manik satu per satu menambah kemewahan sutera yang dilukis tangan.

Sebelum penampilan pamungkas, The Success and Temptation of Fendi Casa memberi sentuhan beda dengan karya fesyen kreasi Dominic ALan. Dia mampu menampilkan tiga pakaian pria dengan sentuhan maskulin yang kokoh sebagaimana kesan yang dibawakan Fendi Casa ke sebuah hunian.

Desain kokoh imperatif ini menginterpretasikan pribadi yang maskulin selaku tuan rumah. Selain itu, sentuhan kemewahan Fendi yang mendominasi menjadi cerminan citra kesuksesan penghuninya.

Pada penampilan akhir, ketiga karya kreasi Arantxa Adi yang mengangkat tema The Glam Chic Effect of Versace Home unjuk gigi dalam pergelaran itu. Ketertarikan yang sama antara Versace Home dan Arantxa Adi terhadap eksplorasi warna dramatis mampu menghasilkan karya memikat.

Gaya yang unik dari keduanya menyatu dalam kecintaan mereka terhadap siluet simpel namun chic. Dalam acara Da Vinci Arantxa Adi menyuguhkan koleksi terbarunya yang penuh warna-warna feminin kreasi furnitur Donatella Versace untuk Versace Home. (nsa)

Chic dengan Harga Ekonomis

KRISIS global tidak hanya melanda sektor ekonomi. Dunia fashion yang identik dengan glamor juga kena dampaknya. Tidak dimungkiri, para fashionista pun harus berhemat.

Berbelanjalah dengan bijak adalah nasihat yang tidak akan pernah lekang oleh waktu. Kendati begitu, para pencinta fashion tetap bisa mengoleksi busana terbaru. Asal cukup jeli memilih busana yang multifungsi dan sedikit kreatif memadu pandan. Tujuannya, agar bujet yang dikeluarkan tetap rendah.

Keluarkan baju musim dingin Anda lalu pilah-pilah berdasarkan kategori jenisnya seperti blus, rok, celana dan lain-lain, dan perhatikan apa yang tidak Anda miliki. “Bongkar isi lemari Anda dan lihat di mana letak kekosongan yang ada,” ujar Terence Bogan, Vice President Of Women?s Co-op di Barneys New York.

“Lalu cari dan belilah. Kalau tidak Anda akan terus menghabiskan uang Anda untuk sesuatu yang sebetulnya tidak dibutuhkan atau bahkan barang-barang yang sebenarnya tidak cocok untuk Anda,” lanjut Bogan.

“Seperti pergi berbelanja bulanan saat Anda sedang merasa sangat lapar,” tambah Jenna Lyons, Creative Director di J Crew.

Dia juga menambahkan, jika kita tidak memiliki tujuan maka kita akan pulang dengan banyak barang yang tidak berguna. Carilah pakaian dasar yang “wajib punya” seperti kaus, cardigans, dan jins. Kumpulkan yang banyak karena pakaian-pakaian tersebut sangat timeless.

American Apparel memiliki banyak kaus-kaus cantik dengan aneka warna, bentuk, ukuran serta panjang yang dapat Anda beli hanya dengan harga USD14 sampai USD36 saja. Jangan lupa tank top pria keluaran Hanes. Belum ada yang mengalahkan mereka dalam memberi paket harga USD9,99 untuk satu paket tank top berisi tiga pieces yang dijual di Target Department Store. GAP mengeluarkan cardigans dengan bentuk memanjang sampai menutupi bagian bokong seharga USD54 yang sangat cocok dipakai dengan celana panjang atau terusan bermotif.

Sementara untuk jins, ada kesatuan antara model, kenyamanan serta pembilasan akhir yang terus berlangsung untuk perkembangan pasar. Katie Holmes adalah pelopor kembalinya tren celana jins model baggy. Untuk gaya yang lebih teratur Bogan merekomendasi Naked & Famous Denim.

“Harganya berkisar antara USD110 sampai USD125. Tampilan fashion yang sangat cantik dengan harga ekonomis untuk ukuran jins premium,” ujarnya. Temukan gaya mata rantai cheap n chic, yaitu mode fashion yang murah, tetapi tetap gaya. Sekarang ini toko-toko yang menawarkan konsep fast-fashion adalah kunci Anda.

Topshop sudah hadir di daerah-daerah pantai di Amerika musim gugur ini, dan merupakan suatu keharusan untuk belanja di sana. Retailer-retailer di Inggris sudah merencanakan untuk menambang baju-baju hyperstylish untuk musim gugur seperti jaket tuksedo seharga USD122, faux-lamb shrug seharga USD150, serta jaket kulit pengendara motor model menggantung seharga USD200.

“Saat iklim ekonomi menjadi lebih menantang, pelanggan kami juga mencari merek-merek yang mereka percaya untuk menawarkan sesuatu yang ekstraspesial, sesuatu yang berbeda, sesuatu yang sangat fashionable dan sedang in,” ujar Mary Homer Managing Director Topshop. Mereka ingin barang yang berkesan “wah” dan tak lekang oleh waktu, memiliki kualitas dan desain yang indah dengan harga yang sesuai dengan kantong.

H&M memiliki terusan menawan berwarna hijau emerald dengan hanya USD80 yang mengingatkan gaun musim semi keluaran Lanvin serta celana panjang cantik dengan model kaki melebar seharga USD50 saja. Kalau Anda pencinta bahan renda ala Prada, kini Zara juga melempar koleksinya yang berbahan sama dalam bentuk terusan yang chic.

Untuk rok yang menawan, Club Monaco memiliki koleksinya yang dijahit bermodel A-line lengkap dengan aksen rufflesnya. Anda cukup membayar USD179 saja. Kini banyak desainer yang memproduksi lini fashion yang lebih terjangkau tapi masih terlihat menarik dan edgy. Lavender Label, DKNY, Marc by Marc Jacobs adalah di antaranya.

“Belilah beberapa produk investasi lalu bermainlah mix and match dengan barang yang sudah Anda punya,” ujar Stefani Greenfield, Co-Owner and Creative Director of the Scoop Boutiques.

“Inti dari permainan ini adalah terlihat lebih panjang, lebih langsing, dan lebih menekankan garis jahitan. Dengan cara ini, Anda dapat terlihat ‘baru’ lagi,” tambahnya. Jangan lupa mencari detail ekstra yang bisa sedikit mengubah penampilan Anda.

Jenna Lyons mengatakan, aksesori adalah cara terbaik untuk selalu bermain dengan penampilan. Sekarang ini banyak produk fashion seperti baju, tas, atau sepatu yang memiliki detail aksen perhiasan.

Dengan begitu, Anda tidak perlu membeli perhiasan lagi. Lebih hemat bukan? Untungnya, sebagian besar retailer sangat peduli dengan kebutuhan para konsumen. Jadi Anda masih memiliki banyak pilihan. Ingatlah untuk lebih berhati-hati, jangan sampai Anda kebablasan. Membeli beberapa produk fashion yang sedang tren memang bukan suatu kejahatan, tapi jangan sampai uang Anda habis seluruhnya hanya untuk itu. (sindo//nsa)

 
%d bloggers like this: