Information & Technology

Everything is Possible

Polisi Perketat Perbatasan Jateng-Jatim

Posted by dennywigxs on October 31, 2008

MAGETAN – Menjelang pelaksanaan eksekusi mati terhadap terpidana mati kasus Bom Bali I Amrozi, Ali Gufron, dan Imam Samudra, polisi memperketat pengamanan jalur keluar masuk wilayah Magetan yang berbatasan langsung antara Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Operasi pengamanan dilakukan di jalur perbatasan wilayah Magetan-Ngawi, Magetan-Karanganyar dan Magetan-Madiun. Operasi ini dilakukan sejak malam hingga pagi dinihari.

Kasatreskrim Polres Magetan, AKP Suhono mengatakan, operasi dan razia di daerah-daerah perbatasan ini sengaja dilakukan untuk mengintensifkan keamanan menjelang pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana Amrozi Cs.

“Kita lakukan razia pengendara yang melintas baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum yang melintas di daerah Pos Baluk yang merupakan perbatasan antara Magetan dengan Ngawi. Selain itu juga operasi juga dilakukan di daerah perbatasan Magetan-Karanganyar dan Magetan-Madiun,” ujar Suhono, Jumat (31/10/2008).

Menurut dia, kendaraan yang lewat di daerah perbatasan tak luput dari razia dan utamanya kendaraan bus umum yang mengangkut penumpang. Pemeriksaan ini difokuskan untuk merazia bahan peledaak, senjata tajam, dan senjata api.

Sementara itu, pengamanan juga dilakukan di daerah perbatasan antara Ngawi-Sragen yang merupakan pintu masuk dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Polisi melakukan penjagaan dan memeriksa kendaraan yang akan masuk ke Ngawi.

Meski demikian, sejauh ini pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar masuk wilayah Ngawi tidak ditemukan adanya tanda-tanda mencurigakan atau membahayakan.

Operasi dan pengetatan pengamanan di daerah-daerah perbatasan ini di wilayah Magetan, Ngawi, Madiun, dan sekitarnya ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Jatim. (Muhammad Roqib/Sindo/kem)

Advertisements

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d bloggers like this: